📑 HUKUM PERDATA

Penyelesaian Sengketa Secara Strategis, Tegas, dan Terukur

Sengketa perdata sering kali bermula dari perjanjian yang dilanggar, kesalahpahaman bisnis, atau konflik hak kepemilikan. Jika tidak ditangani secara tepat, dampaknya bisa merugikan secara finansial, reputasi, dan hubungan jangka panjang.

Raymond Simamora & Partners memberikan pendampingan hukum perdata secara komprehensif — baik melalui jalur litigasi (pengadilan) maupun non-litigasi (negosiasi dan mediasi).

Mengapa Sengketa Perdata Tidak Boleh Dianggap Sepele?

Banyak pihak menunda penyelesaian karena merasa "masih bisa dibicarakan." Namun dalam praktiknya:

  • Bukti bisa hilang atau melemah
  • Posisi hukum bisa semakin sulit
  • Kerugian finansial terus bertambah
  • Risiko gugatan balik meningkat

Pendekatan hukum yang tepat sejak awal dapat menentukan arah dan hasil perkara.

Layanan Hukum Perdata Kami

📜 Sengketa Perjanjian & Wanprestasi

  • Pelanggaran kontrak
  • Perjanjian kerjasama
  • Perjanjian jual beli
  • Gugatan wanprestasi
  • Tuntutan ganti rugi

Kami melakukan analisis isi perjanjian secara detail untuk menentukan kekuatan dan celah hukum.

🏢 Sengketa Bisnis & Perusahaan

  • Perselisihan antar rekan bisnis
  • Sengketa pemegang saham
  • Konflik internal perusahaan
  • Gugatan terkait transaksi komersial

Pendekatan kami fokus pada perlindungan kepentingan hukum sekaligus keberlanjutan bisnis.

🏞 Sengketa Pertanahan & Properti

  • Sengketa kepemilikan tanah
  • Pembatalan akta
  • Permasalahan SHM
  • Gugatan perbuatan melawan hukum (PMH)

Perkara pertanahan sering kali kompleks dan memerlukan ketelitian ekstra dalam pembuktian.

⚖️ Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH)

Jika Anda dirugikan akibat tindakan pihak lain yang melanggar hukum, kami membantu menyusun gugatan untuk menuntut pertanggungjawaban.

🤝 Penyelesaian Non-Litigasi

Tidak semua sengketa harus berakhir di pengadilan. Kami juga menangani:

  • Negosiasi
  • Mediasi
  • Somasi resmi
  • Penyusunan perjanjian perdamaian

Pendekatan ini sering lebih efisien dari segi waktu dan biaya.

Tahapan Penanganan Perkara Perdata

  • Analisis Dokumen & Fakta

    Kami mempelajari seluruh dokumen, kronologi, dan bukti pendukung secara menyeluruh.

  • Penilaian Risiko & Peluang

    Menentukan kekuatan posisi hukum dan strategi terbaik.

  • Penyusunan Strategi

    Litigasi atau non-litigasi — disesuaikan dengan tujuan klien.

  • Eksekusi & Pendampingan Hingga Tuntas

    Termasuk upaya hukum lanjutan jika diperlukan (Banding, Kasasi, PK).

Prinsip Kami dalam Menangani Perkara Perdata

Habonaron Do Bona — Kebenaran Yang Utama

Kami percaya bahwa penyelesaian sengketa bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi memastikan keadilan ditegakkan dan hak klien terlindungi secara sah.

Siapa yang Membutuhkan Pendampingan Hukum Perdata?

  • Individu yang mengalami kerugian akibat pelanggaran perjanjian
  • Pengusaha yang menghadapi sengketa bisnis
  • Pemilik tanah atau properti yang bersengketa
  • Pihak yang ingin menggugat atau digugat secara perdata

Jika Anda menghadapi konflik hukum, langkah terbaik adalah memahami posisi Anda sebelum mengambil keputusan.

FAQ Seputar Hukum Perdata

Wanprestasi terjadi karena pelanggaran perjanjian. Perbuatan melawan hukum terjadi karena tindakan yang merugikan tanpa dasar perjanjian.

Tergantung kompleksitas perkara dan tahapan hukum yang ditempuh.

Tidak. Banyak sengketa dapat diselesaikan melalui mediasi atau negosiasi.

Lindungi Hak dan Kepentingan Anda Sekarang

Setiap sengketa memiliki konsekuensi. Pastikan Anda mengambil langkah hukum yang tepat sejak awal.